Farhan Tunjuk Eks Politikus NasDem Jadi Dirut Perumda Tirtawening

Politik7 Dilihat

Bandung – Proses seleksi Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtawening Kota Bandung akhirnya telah selesai. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan sudah menunjuk sosok untuk menjabat di BUMD bidang kebutuhan air bersih bagi masyarakat tersebut.

Saat dikonfirmasi wartawan, Farhan membenarkan telah menunjuk posisi Dewan Pengawas dan Dirut Perumda Tirtawening. Meski belum menyebutkan nama, namun diketahui posisi dirut dijabat Rizky Mediantoro, pria yang pernah menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai NasDem Kota Bandung.

“Untuk BUMD, baru ada Ketua Dewas PDAM dan Dirut PDAM. Selanjutnya, saya sudah memberikan tugas kepada Ketua Dewas PDAM dan Dirut PDAM agar segera melakukan pembenahan dan konsolidasi,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (31/8/2026).

BACA JUGA :  Ketua PSI Sumut Ajak Warga Binjai Satukan Hati Pilih Amir-Jiji

Berdasarkan Perda Kota Bandung Nomor 6 Tahun 2020, diatur tentang mekanisme pengangkatan direksi Perumda Tirtawening. Dari 12 poin, ada persyaratan khusus yang menyatakan calon direksi tidak boleh sedang menjadi pengurus partai politik, calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah, dan atau calon anggota legislatif.

Namun Farhan memastikan, Rizky Mediantoro sudah tidak lagi menjabat sebagai pengurus partai politik. Meski pernah menjadi Ketua Bapilu Partai NasDem Kota Bandung, Farhan menyatakan Rizky diangkat setelah mengantongi poin tertinggi dalam seleksi Dirut Perumda Tirtawening.

“Latar belakangnya profesional. Hasil uji menunjukkan dia berada di peringkat pertama, jadi saya tidak ada beban, saya melihat hasil akhirnya saja. (Pernah jadi politisi?) Ya, tapi sudah berhenti dari kepengurusan partai. Itu syaratnya,” ungkap Farhan.

BACA JUGA :  Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Medan Masuk Daftar Prioritas Program Sampah Jadi Energi

Farhan menyatakan, setelah ini, tugas selanjutnya yaitu melengkapi susunan Dewas dan Direksi Perumda Tirtawening. Politikus Partai NasDem itu juga memastikan bahwa Rizky ditunjuk seusai kontrak kerjanya yang profesional terhadap BUMD.

“Kalau saya, saya akan sangat strict terhadap kontrak kinerja. Bagian dari konsekuensi kerja jabatan publik, itu sama saja dengan saya juga. Yang paling penting memenuhi semua syarat dan kontrak kinerja. Sudah, yang dikejar itu,” tegasnya.

“Mulai hari ini langsung bekerja,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Command Center Polda Sumut, Pantau TPS Hingga Pulau Terpencil

Seementara itu, saat dihubungi wartawan, Rizky menceritakan informasi terkait proses pengangkatannya sebagai Dirut Perumda Tirtawening. Setelah mendapat SK, ia mengaku langsung bekerja di jabatan barunya tersebut.

“(Mendapat SK) Tadi pagi, langsung tanda tangan kontrak kinerja,” katanya, Senin (31/8/2026).

Setelah menduduki jabatan baru tersebut, Rizky mengaku akan terlebih dahulu mengkonsolidasikan internal Perumda Tirtawening. Termasuk, melihat potensi keuangan dari BUMD itu.

“Paling saya akan konsolidasi internal dulu ya. Kita lihat dulu hal-hal yang memang terkait dengan manajerial dan juga terkait dengan keuangan tentunya. Karena memang sejak Agustus Pak Wali concern itu terhadap integrasi keuangannya,” pungkasnya.  (bc/isl)