Prabowo Dorong Ketahanan Energi dan Pangan ASEAN di KTT Khusus BIMP-EAGA

Cebu-  Prabowo Subianto menegaskan pentingnya ketahanan energi dan pangan sebagai fondasi masa depan kawasan ASEAN saat menghadiri KTT Khusus BIMP-EAGA di Cebu, Kamis (7/5/2026).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti meningkatnya tekanan global dan dinamika geopolitik dunia yang menuntut negara-negara kawasan untuk memperkuat kerja sama strategis, khususnya di sektor energi.

Menurut Prabowo, ketahanan energi kini bukan lagi sekadar agenda jangka panjang, tetapi sudah menjadi kebutuhan mendesak yang harus direspons secara kolektif oleh negara-negara ASEAN.

BACA JUGA :  Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah di Istana

“Ketahanan energi merupakan kunci stabilitas dan kesejahteraan masyarakat kawasan di tengah situasi dunia yang terus berubah,” ujar Prabowo dalam forum tersebut.

Presiden RI itu mendorong sejumlah langkah konkret guna memperkuat ketahanan energi kawasan. Salah satunya melalui optimalisasi potensi energi terbarukan yang dimiliki negara-negara anggota BIMP-EAGA.

Potensi tersebut meliputi pengembangan tenaga air di Borneo, perluasan proyek energi surya di Palawan, hingga pemanfaatan energi angin di wilayah pesisir.

BACA JUGA :  Presiden Prabowo Terbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA, Tegaskan Kekayaan Alam untuk Kemakmuran Rakyat

Selain itu, Indonesia juga terus mempercepat pengembangan energi surya nasional dengan target mencapai 100 gigawatt (GW) sebagai bagian dari transisi menuju energi bersih.

Prabowo turut menekankan pentingnya penguatan konektivitas energi regional melalui peningkatan kapasitas Trans Borneo Power Grid agar distribusi listrik antarwilayah menjadi lebih efisien dan terintegrasi.

Menurutnya, percepatan transisi energi memerlukan dukungan pembiayaan yang kuat, transfer teknologi, serta kemitraan erat dengan berbagai pihak, termasuk mitra pembangunan regional.

BACA JUGA :  Sampaikan Sosok Capres Ganjar, Wong Door To Door ke Warga di Dapil III

Tak hanya energi, Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa ketahanan pangan harus menjadi prioritas utama negara-negara ASEAN dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

Dari Cebu, Prabowo menyampaikan pesan bahwa masa depan ASEAN tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kemampuan kawasan menjaga ketahanan energi, ketahanan pangan, dan stabilitas sosial secara berkelanjutan. (bc)