Bunda Yin: Hari Kebaya Nasional 2026 Jadi Momentum Lestarikan Budaya dan Perkuat Peran Perempuan Indonesia

Politik, Sumut19 Dilihat

Medan  – Puncak Peringatan Hari Kebaya Nasional 2026 yang digelar di Lapangan Benteng, Kota Medan, Jumat (24/7/2026), berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan peserta dari berbagai organisasi perempuan, komunitas budaya, serta unsur pemerintah.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPC Perempuan Indonesia Maju (PIM) Kota Medan ini mengusung semangat pelestarian budaya bangsa sekaligus mendorong penguatan ekonomi daerah melalui pemberdayaan perempuan.

Di sela-sela kegiatan Meriyawaty Amelia Prasetio yang akrab disapa Bunda Yin, turut hadir dan memberikan pandangannya saat diwawancarai mengenai makna Hari Kebaya Nasional.

BACA JUGA :  Gerindra Sumut Rekrut Ratusan Driver Ojol, Perkuat Jaringan hingga Akar Rumput

Menurut Bunda Yin, kebaya bukan sekadar busana tradisional, tetapi merupakan simbol jati diri, keanggunan, serta kekuatan perempuan Indonesia yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.

“Hari Kebaya Nasional menjadi momentum bagi seluruh perempuan Indonesia untuk semakin mencintai budaya sendiri. Kebaya adalah identitas bangsa yang mencerminkan nilai-nilai kesopanan, keanggunan, serta kebersamaan. Kita harus bangga mengenakannya dan terus melestarikannya,” ujar Bunda Yin.

Ia juga menilai penyelenggaraan Hari Kebaya Nasional di Kota Medan memiliki nilai strategis karena tidak hanya menampilkan kekayaan budaya Nusantara, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya bagi pelaku UMKM di bidang fesyen, kerajinan, dan kuliner.

BACA JUGA :  Gerindra Soroti Capaian Nanik di BGN, Minta Publik Beri Kesempatan Sudaryono Bekerja

Menurutnya, pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat sehingga tradisi yang diwariskan tetap relevan dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Bunda Yin berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak generasi muda agar nilai-nilai budaya Indonesia tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Puncak Peringatan Hari Kebaya Nasional 2026 yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari parade kebaya, pertunjukan seni budaya, hingga pameran produk UMKM lokal. Ribuan peserta tampak mengenakan beragam model kebaya dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya bangsa.

BACA JUGA :  Bobby Apresiasi dan Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD Sumut terhadap LKPj 2024

Melalui peringatan Hari Kebaya Nasional 2026, diharapkan semangat melestarikan budaya Indonesia semakin tumbuh, sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai penggerak pelestarian budaya, pembangunan ekonomi, dan persatuan bangsa. (r/isl)