Kejati Sulsel Muhammad Syarifuddin Terima Brevet Kehormatan Hiperbarik dari Dankodaeral VI

Hukum, Nasional129 Dilihat

MAKASSAR – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan Muhammad Syarifuddin menerima penyematan Brevet Kehormatan Hiperbarik dari Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan TNI Angkatan Laut Tahun 2026.

Penyematan brevet kehormatan tersebut berlangsung di Gedung Hyperbaric Chamber RSAL Jala Ammari Kodaeral VI, Makassar, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan memperkuat sinergi antara TNI Angkatan Laut dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan.

BACA JUGA :  Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Dua Saksi Terkait Perkara Tata Kelola MBG di BGN

Selain Kajati Sulsel Muhammad Syarifuddin, brevet kehormatan yang disematkan langsung oleh Dankodaeral VI itu juga diberikan kepada Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. M. Awal Chairuddin dan Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof. Dr. Farida Patittingi.

Penerima lainnya adalah Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Prihatin dan Wakapolda Sulawesi Selatan Brigjen Pol. Gidion Arif Setyawan.

Pemberian Brevet Kehormatan Hiperbarik tersebut merupakan bentuk penghormatan dalam momentum peringatan Hari Kesehatan TNI AL 2026. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan hubungan kelembagaan dan kolaborasi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Kejaksaan Agung Periksa 5 Orang Saksi Lagi Terkait Perkara Impor Gula

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sulsel menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI Angkatan Laut atas penyematan brevet kehormatan. Ia menilai momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dan meningkatkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda di Sulawesi Selatan.

Sinergi antarlembaga memiliki peran penting dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, menjaga stabilitas daerah, serta menunjang pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

BACA JUGA :  Tiga Mantan Kajari di Sumut Dicopot, Terbukti Langgar Kode Etik

Bagi Kejati Sulsel, kebersamaan dalam forum lintas instansi tersebut juga menjadi bagian dari hubungan koordinasi antarlembaga dalam menjalankan tugas masing-masing sesuai kewenangan dan tanggung jawabnya.

Melalui momentum Hari Kesehatan TNI AL 2026, hubungan baik antara TNI Angkatan Laut, Kejaksaan, Polri, perguruan tinggi, dan unsur pemerintah daerah diharapkan semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus mendukung terciptanya situasi Sulawesi Selatan yang aman, kondusif, serta menunjang kesejahteraan masyarakat. (bc/isl)