Gubsu Bobby Imbau Pemko Gunungsitoli Pindahkan RKUD ke Bank Sumut

Sumut16 Dilihat

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Pemerintah Kota Gunungsitoli memperkuat dukungan terhadap Bank Sumut dengan memanfaatkan layanan perbankan milik daerah tersebut, termasuk memindahkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

 

Ajakan itu disampaikan Bobby saat bertemu Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, Ketua DPRD Gunungsitoli, serta jajaran manajemen Bank Sumut yang dipimpin Direktur Utama Heru Mardiansyah.

 

Menurut Bobby, dukungan pemerintah kabupaten dan kota penting untuk memperkuat Bank Sumut sebagai bank milik daerah. Salah satu bentuk dukungan yang dapat dilakukan adalah menempatkan RKUD di Bank Sumut.

BACA JUGA :  Bendera Mathla’ul Anwar Berkibar di Deli Serdang, PW MA Sumut dan PAMK Polda Sumut Bagikan 100 Paket Lebaran

 

Bobby mengatakan, pemerintah daerah tetap dapat menyampaikan kritik apabila menemukan pelayanan yang kurang memuaskan. Namun, hal tersebut diharapkan tidak langsung diikuti dengan penarikan dana dari Bank Sumut.

 

“Kalau kabupaten/kota bolehlah pakai bank tingkat provinsi. Kalau jelek pelayanannya, tegur. Tegur langsung, tegur pakai surat. Tapi jangan uangnya ditarik. Ini yang bahaya kalau uangnya ditarik,” ujar Bobby.

BACA JUGA :  MinyaKita Langka di Sumatera Utara, APH Diminta Lakukan Audit Investigasi

 

 

Bobby menjelaskan, saat ini terdapat 33 pemerintah daerah yang menjadi pemegang saham Bank Sumut, terdiri atas 32 kabupaten/kota dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Ia berharap jumlah tersebut dapat bertambah menjadi 34 dengan keterlibatan Gunungsitoli.

 

“Pantasan kalau kita RUPS pesertanya 33, harusnya 34 ya. Kami tunggu Pak Wali Kota. Mudah-mudahan nanti. Tinggal pindah RKUD saja, Pak,” katanya.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Apresiasi Dukungan Komisi VII DPR RI, Dorong PRSU Masuk Kalender Event Nasional

 

Bobby juga mengajak Ketua DPRD Gunungsitoli untuk turut mendukung penguatan Bank Sumut. Menurutnya, penggunaan produk dan layanan perbankan daerah merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap perekonomian daerah.

 

“Mari kita dukung produk produk lokal kita, termasuk perbankan kita,” pungkasnya.(bj)