Karyawan PT Yakult Center Titi Kuning Medan Tampar Ibu Hamil , Korban Lapor Polisi

Hukum, Medan12 Dilihat

MEDAN — Seorang karyawan PT Yakult Center Titi Kuning Medan berinisial ZY mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari rekan kerjanya, RM (50). Peristiwa yang terjadi pada Sabtu, (8/8/2026) tersebut berupa penamparan dan perkataan yang dianggap menghina.

ZY yang sedang dalam kondisi hamil mengaku mengalami trauma setelah kejadian tersebut. Ia juga menyebut terdapat bekas tamparan pada wajah serta keluhan pada bagian telinga dan kepala.

Menurut keterangan ZY kepada wartawan, persoalan bermula dari pembicaraan mengenai arisan bulanan senilai Rp100.000. Dalam pembicaraan tersebut, RM disebut mempertanyakan kemampuan mantan rekan kerja mereka berinisial I untuk memenuhi kewajiban arisan setelah pindah bekerja ke perusahaan lain.

ZY mengaku mendengar RM menyampaikan sejumlah pernyataan mengenai kondisi ekonomi I dan suaminya. Pernyataan tersebut kemudian diketahui oleh I yang merasa keberatan karena menilai dirinya dan suaminya telah direndahkan.

BACA JUGA :  Kejari Simalungun Tak Kunjung Tahan Tersangka Kasus Penggelapan, Romi Tampubolon: Jangan Status Pendeta Dijadikan Tameng

Persoalan tersebut kemudian berkembang setelah I menghubungi RM untuk menyampaikan keberatannya.

Diduga Terjadi Penamparan

Menurut ZY, RM kemudian mendatanginya ketika ia sedang berada di rumah seorang rekan. ZY mengaku tidak sempat memberikan penjelasan sebelum RM diduga menampar wajahnya.

“Saat itu saya langsung ditampar. Saya ketakutan dan menangis,” ujar ZY.

ZY mengatakan dirinya sedang hamil muda ketika peristiwa tersebut terjadi. Setelah kejadian, RM disebut meninggalkan lokasi.

Ketika dikonfirmasi wartawan di Kantor Cabang Yakult Center Titi Kuning Medan, RM mengakui telah memukul ZY. Namun, ia membantah bahwa pukulan tersebut dilakukan dengan keras.

“Iya, memang ada saya pukul dia, tapi cuma mulutnya, itu pun pelan. Habis itu saya pergi. Saya tidak tahu kalau dia menangis. Saya juga tidak tahu kalau dia hamil,” ujar RM.

BACA JUGA :  Skandal 'Bisnis Kuda' di Taman Cadika: Sekdis Satpol PP Kiky Zulfikar Dituding Selewengkan PAD Kota Medan

RM mengatakan dirinya kesal karena informasi yang disampaikan ZY menurut versinya berbeda dengan yang kemudian diterima I. Ia juga menyatakan siap menghadapi apabila persoalan tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang.

Dalam kesempatan yang sama, pengawas Kantor Cabang Yakult Center Titi Kuning Medan berinisial C mengaku mengetahui persoalan tersebut dan membenarkan bahwa RM merupakan salah satu karyawan senior di tempat tersebut.

Korban Jalani Pemeriksaan dan Visum

Pasca kejadian, ZY didampingi keluarganya mendatangi SPKT Polsek Patumbak, Medan, untuk melaporkan dugaan kekerasan tersebut.

ZY juga menjalani pemeriksaan medis dan visum. Berdasarkan keterangan korban, selain bekas tamparan pada wajah, ia mengalami keluhan pada bagian belakang telinga setelah perhiasan atau aksesori yang dikenakannya terkena pukulan.

BACA JUGA :  Jumat Berkah, PAC GRIB Jaya Medan Helvetia Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Banjir

Korban mengaku mengalami memar di belakang telinga, telinga terasa basah dan berdengung, serta mengalami pusing setelah kejadian.

Kasus tersebut kini menjadi persoalan yang ditangani melalui jalur hukum. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai perkembangan laporan maupun hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian.

Menunggu Proses Hukum

Peristiwa tersebut mendapat perhatian karena melibatkan sesama pekerja dan diduga terjadi kekerasan terhadap seorang perempuan yang sedang hamil.

Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, dugaan tindak kekerasan maupun pernyataan mengenai penghinaan dan pencemaran nama baik dalam perkara ini masih perlu dibuktikan melalui proses hukum.

Pihak kepolisian diharapkan dapat melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang terkait, termasuk saksi-saksi, serta mendalami bukti medis dan bukti lainnya untuk mengetahui kronologi dan fakta sebenarnya. (yul/isl)