BLITAR — Babinsa Desa Ngoran Koramil 0808/05 Nglegok, Sertu Harianto, turun langsung mendampingi petani dalam proses penyiapan lahan sawah di Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di lahan milik Suhardi, Dusun Ngoran RT 01 RW 06. Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong optimalisasi hasil produksi pertanian di wilayah binaan.
Dalam kegiatan itu, Sertu Harianto turut membantu petani melakukan pengolahan lahan, mulai dari membajak sawah, meratakan tanah berlumpur hingga membersihkan pematang dari rumput liar. Penyiapan lahan dilakukan secara optimal sebagai persiapan sebelum memasuki tahap penanaman bibit padi.
Pengolahan tanah yang baik dinilai penting untuk memperbaiki struktur tanah serta mendukung ketersediaan unsur hara. Kondisi lahan yang siap diharapkan dapat membantu bibit padi tumbuh lebih subur dengan sistem perakaran yang kuat.
Sertu Harianto mengatakan, penyiapan lahan merupakan salah satu tahapan penting yang turut menentukan keberhasilan masa tanam. Menurutnya, lahan yang dipersiapkan dengan baik dapat mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus membantu meminimalkan berbagai risiko pada fase awal pertumbuhan.
“Kehadiran Babinsa di tengah petani merupakan bagian dari pembinaan teritorial dalam rangka mengawal swasembada pangan di tingkat desa. Melalui kebersamaan di sawah, sinergitas dan komunikasi sosial dapat terus terjalin dengan harmonis,” ujarnya.
Sementara itu, Suhardi mengapresiasi pendampingan yang diberikan Sertu Harianto. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah aktivitas petani tidak hanya membantu pekerjaan di sawah, tetapi juga memberikan motivasi kepada para petani.
Dengan adanya pendampingan secara berkelanjutan, para petani Desa Ngoran berharap proses masa tanam dapat berjalan lancar dan menghasilkan produksi padi yang optimal.
Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta memperkuat pemberdayaan sektor pertanian di tingkat desa. (bc/isl)
