SIMALUNGUN – Kebakaran hebat melanda gedung pabrik Biding milik PT Evyap Sabun Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Kamis (3/9/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.10 WIB tersebut mengakibatkan tiga pekerja meninggal dunia. Ketiga korban diduga terjebak kobaran api dan kepulan asap tebal di bagian atas gedung sebelum berusaha menyelamatkan diri.
Api dilaporkan pertama kali terlihat berasal dari sekitar lantai tiga atau lantai empat bangunan. Tidak lama kemudian, terdengar dentuman keras dari dalam gedung sebelum asap hitam membumbung dan api semakin membesar.
Tiga korban meninggal dunia masing-masing bernama Nasri Efendi, Mhd Rifaldi, dan Sumadi. Ketiganya merupakan pekerja PT Nirwana Mahanu Putra, perusahaan vendor konstruksi yang sedang mengerjakan proyek perbaikan dan finishing gedung tersebut.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, ketiga korban baru sekitar empat hari bekerja di lokasi proyek. Saat kebakaran terjadi, mereka bertugas sebagai helper tukang las dan berada di lantai enam bangunan.
Dalam situasi panik dan terdesak oleh api serta asap, ketiganya diduga memilih melompat dari lantai enam untuk menyelamatkan diri. Mereka mengalami luka serius akibat terjatuh dari ketinggian dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba membenarkan adanya tiga korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Ketiga korban merupakan pekerja vendor konstruksi dan diduga melompat dari lantai atas saat berusaha menyelamatkan diri,” ujar Verry.
Usai dievakuasi dari lokasi kejadian, jenazah para korban sempat dibawa ke RS Karya Husada Perdagangan sebelum dipindahkan ke kamar jenazah RS Umum Perdagangan. Setelah proses penanganan selesai, ketiga jenazah kemudian dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Kabupaten Batu Bara untuk dimakamkan.
Sementara itu, proses pemadaman melibatkan tim gabungan dari sejumlah instansi serta perusahaan yang berada di sekitar kawasan industri. Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api dan mencegah kobaran meluas ke bangunan lainnya.
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang bersama jajaran terkait turut turun ke lokasi untuk memimpin pengamanan dan penanganan kejadian.
Hingga sore hari, petugas masih melakukan pemadaman secara intensif. Kepolisian juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber dan penyebab pasti kebakaran tersebut. (bc/isl)
