Pangdam IV/Diponegoro Tutup Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI 2026

Nasional, Sport5 Dilihat

SURAKARTA – Open Tournament Cabang Olahraga Pencak Silat Piala Panglima TNI Tahun 2026 resmi ditutup Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., di GOR Manahan, Jalan Adi Sucipto No. 1, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Minggu (13/9/2026).

Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, 11–13 September 2026, tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang pembuktian kemampuan, ketangguhan dan sportivitas para pesilat dari unsur TNI, Polri maupun masyarakat.

Sebanyak 1.750 peserta ambil bagian dalam turnamen tersebut, terdiri dari 1.173 atlet putra dan 577 atlet putri, serta didukung 75 juri dan wasit.

Besarnya jumlah peserta menunjukkan tingginya antusiasme terhadap pencak silat sekaligus memperkuat upaya pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga bela diri asli Indonesia tersebut.

Dalam kesempatan itu, Pangdam IV/Diponegoro membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si.

Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan prajurit TNI-Polri yang berhasil meraih prestasi. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, hasil pertandingan diharapkan tidak dipandang sebagai akhir perjalanan.

BACA JUGA :  399 Pegawai BUMN Ikuti P3MD, Digembleng di Kodiklat TNI Selama 9 Bulan

Hasil pertandingan, kata Panglima TNI, harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan.

Prestasi tidak lahir secara instan, melainkan dibangun melalui latihan yang berulang, disiplin, evaluasi serta kemauan untuk terus berkembang.

“Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk atlet yang tangguh sekaligus prajurit yang memiliki daya juang tinggi,” demikian pesan Panglima TNI dalam amanatnya.

Selain sebagai kompetisi, Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI juga diarahkan untuk membangun dan memelihara komunikasi antarpengurus organisasi olahraga di berbagai tingkatan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui semangat persaudaraan, kebersamaan dan sportivitas.

Bersatunya atlet TNI, Polri dan masyarakat dalam satu arena menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang bukan menjadi sekat dalam mengejar prestasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga.

Panglima TNI juga menyampaikan apresiasi kepada KONI daerah, para pembina cabang olahraga, panitia serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya turnamen.

BACA JUGA :  Kejagung Tunggu Iktikad Baik Negara Tempat Pelarian Riza Chalid

Panglima Kumbang Juara Umum

Persaingan selama tiga hari akhirnya menempatkan Kontingen Panglima Kumbang sebagai juara umum sekaligus kontingen terbaik.

Kontingen tersebut berhasil mengoleksi 35 medali emas, 40 perak dan 35 perunggu. Atas pencapaian tersebut, juara umum memperoleh uang pembinaan sebesar Rp50 juta dan satu unit sepeda motor Honda Supra Revo Fit.

Pada kategori usia dini, tiga besar ditempati Kradenan Fighter Club, PPS Jokotole Bangkalan dan SD Muhammadiyah 10 Tipes.

Kategori pra remaja menempatkan Kradenan Fighter Club sebagai juara pertama, disusul Tapak Suci Ska dan Laskar Pandanaran.

Untuk kategori remaja, tiga besar ditempati PSHT Pusat Madiun, Tapak Suci Surakarta dan SMA Muhi Karanganyar.

Sementara kategori dewasa menempatkan PSHT Pusat Madiun di posisi teratas, disusul Kodiklat AL A dan SMAgas Fighter Magetan.

Pada kategori TNI/Polri, Tim Garuda TNI AD keluar sebagai juara pertama, diikuti Polda Jatim A dan Kodam Jayakarta A.

Capaian tersebut menjadi puncak persaingan sekaligus menutup turnamen yang tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga mempertemukan semangat kompetisi, persaudaraan dan kebersamaan dalam satu gelanggang.

BACA JUGA :  Santa Klaus Yonif 323 Hadir Bawa Kebahagian di Jantung Pedalaman Papua

Panglima TNI turut memberikan penghargaan kepada Pangdam IV/Diponegoro dan jajaran Korem 074/Warastratama selaku koordinator penyelenggara, panitia serta seluruh pihak yang mendukung sehingga Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI Tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib dan lancar.

Penutupan turnamen turut dihadiri Danlanud SMO Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han., Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn., para pejabat utama Kodam IV/Diponegoro, Wakapolresta Surakarta AKBP Heru Eko Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Dispora Provinsi Jawa Tengah Aria Chandra Destianto, S.STP., M.Si., Ketua Umum KONI Jawa Tengah Dr. Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si., Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Tengah Harry Nuryanto, S.E., M.M., Ketua IPSI Kota Surakarta Ito Indrayana Rangga Wangi, atlet pencak silat berprestasi Denny Aprisani, para wasit, official, peserta serta unsur Korem 074/Warastratama dan jajaran lainnya. (bc/isl)