Muhri Fauzi Hafiz : Bimtek Gerindra Sumut Tekankan Peran Media Sosial, Kader Diminta Aktif Publikasikan Setiap Kegiatan

Politik, Sumut24 Dilihat

Medan — Bimbingan Teknis (Bimtek) Partai Gerindra Sumatera Utara yang digelar di Medan, Senin (7/9/2026) menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas kader dalam menghadapi perkembangan komunikasi dan informasi di era digital.

Kegiatan yang diikuti kader dan anggota DPRD provinsi, kabupaten/kota, jajaran DPC, ranting, organisasi sayap partai serta sejumlah organisasi yang berafiliasi dengan Partai Gerindra Sumut tersebut tidak hanya membahas penguatan kapasitas politik, tetapi juga menekankan pentingnya peran media sosial dan publikasi kegiatan kader.

Ketua Media Indonesia Raya (MIRA), Muhri Fauzi Hafiz, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa media sosial saat ini telah menjadi salah satu instrumen penting bagi partai dan seluruh kader dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, setiap kegiatan positif yang dilakukan kader maupun struktur Partai Gerindra harus dikomunikasikan dan dipublikasikan secara aktif melalui media sosial maupun media massa.

“Jangan sampai kegiatan yang sudah kita lakukan tidak diketahui masyarakat. Setiap kegiatan kader, anggota DPRD, DPC, ranting maupun organisasi sayap harus didokumentasikan, diunggah dan dipublikasikan. Ini bagian dari komunikasi politik sekaligus bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” tegas Muhri.

BACA JUGA :  Gubsu Bobby Hadiri Peresmian Underpass Gatot Subroto Medan oleh Presiden Prabowo

Ia menekankan, kader Gerindra harus mampu memanfaatkan media sosial secara cerdas, positif dan bertanggung jawab. Terlebih, perkembangan teknologi informasi membuat penyebaran informasi berlangsung sangat cepat.

Karena itu, kader diminta tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga menjadi bagian dari penyebaran informasi yang benar mengenai berbagai program dan kegiatan Partai Gerindra.

Muhri juga mengingatkan pentingnya mengikuti arahan DPP Partai Gerindra dalam membangun komunikasi publik. Menurutnya, konsistensi publikasi akan memperkuat citra partai sekaligus memperluas jangkauan informasi mengenai program-program yang diperjuangkan Partai Gerindra.

“Media dan media sosial memiliki peran strategis. Kita harus mampu menangkal berita hoaks dan informasi yang tidak benar dengan menghadirkan informasi yang faktual, positif dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Usai Pertemuan Prabowo–PM Thailand, Menhan RI dan Thailand Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

Dalam kesempatan tersebut, Muhri juga mengaitkan pentingnya penguatan publikasi dengan upaya mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kader di seluruh tingkatan harus ikut menyampaikan kepada masyarakat berbagai program pemerintah yang berkaitan langsung dengan kepentingan rakyat.

Ia mendorong seluruh kader dan struktur partai untuk lebih aktif membangun komunikasi melalui akun media sosial masing-masing serta akun resmi Gerindra Sumut.

“Setiap ada kegiatan, jangan hanya selesai di lapangan. Dokumentasikan, upload, repost ke akun Gerindra Sumut dan kirim materi kegiatan ke grup. Selanjutnya materi yang layak akan kita dorong menjadi pemberitaan melalui media,” jelas Muhri.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa publikasi bukan sekadar untuk meningkatkan eksistensi kader, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kerja nyata Partai Gerindra di berbagai daerah.

Sementara itu, Sugiat Santoso turut memberikan penekanan mengenai pentingnya perkembangan media dan publikasi dalam mendukung kerja-kerja politik serta komunikasi organisasi. Penguatan jaringan media dinilai menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi komunikasi Partai Gerindra di tengah derasnya arus informasi digital.

BACA JUGA :  PD 14 Sumut Soroti Sikap Pertamina, Antrean BBM Panjang Terjadi, Publik Tak Mendengar Permintaan Maaf

Melalui Bimtek tersebut, kader Gerindra Sumut diharapkan semakin memahami bahwa kerja politik tidak berhenti pada kegiatan di lapangan. Setiap kegiatan yang menyentuh kepentingan masyarakat harus dikawal dengan dokumentasi dan publikasi yang baik sehingga dapat diketahui secara luas.

Gerakan tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat sinergi antara struktur partai, kader, anggota legislatif, organisasi sayap, afiliasi partai dan media dalam menyampaikan informasi yang benar serta menangkal penyebaran hoaks.

Dengan demikian, seluruh kader Gerindra Sumut diharapkan mampu menjadi pelaku komunikasi publik yang aktif, produktif dan bertanggung jawab, sekaligus ikut memperkuat penyampaian informasi mengenai program-program pemerintah dan perjuangan Partai Gerindra kepada masyarakat. (r/isl)