MEDAN — Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG), mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang memberangkatkan dua siswi terduga korban program Makan Bergizi Gratis (MBG), asal Kabupaten Karo ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat LMP MBG, Haji Suratman, didampingi Sekretaris H. Said Siregar dan Bendahara Dewi Budiati, di Medan, Senin (14/9/2026).
Menurut Haji Suratman, keputusan Gubsu Bobby Nasution memastikan kedua pasien, Febiola dan Agnesia, memperoleh pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut di RSCM, merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab seorang kepala daerah.
“Ini sikap terpuji seorang pemimpin. Ketika ada persoalan yang menyangkut kesehatan anak-anak, pemerintah harus hadir dan memastikan mereka mendapatkan penanganan terbaik,” ujar Haji Suratman.
Haji Suratman menilai, langkah tersebut patut menjadi contoh bagi kepala daerah lainnya, dalam menangani persoalan yang muncul atas pelaksanaan program MBG di daerah masing-masing.
“MBG adalah program besar presiden Prabowo dan kabinet Indonesia maju, yang sangat penting bagi masa depan generasi bangsa. Karena itu, ketika muncul persoalan di lapangan, jangan saling menyalahkan. Yang paling utama adalah keselamatan dan pemulihan anak-anak,” kata Haji Suratman.
Sebelumnya, Bobby Nasution melepas keberangkatan kedua pasien dari Lounge VIP Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sabtu (12/9/2026). Keduanya diberangkatkan menggunakan pesawat komersial, dengan pendampingan orang tua dan tenaga medis.
Sebelum keberangkatan, Bobby bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga mengunjungi kedua siswi yang sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit di Berastagi. Rujukan ke RSCM dilakukan untuk memastikan pemeriksaan dan penanganan medis, termasuk aspek pemulihan pasien, dapat dilakukan secara optimal. (r/isl)
