Warga Tanjungbalai Terjangkit Diare dan Sakit Kulit Imbas Banjir

Sumut62 Dilihat

TANJUNGBALAI – Dampak banjir yang menggenangi Kecamatan Datuk Bandar dan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai mulai dirasakan masyarakat, Rabu (11/12/2024).

Dilansir dari Tribun Medan, penyakit kulit dan diare mulai diidap oleh sejumlah masyarakat korban banjir. Masyarakat mulai berbondong-bondong mendatangi posko kesehatan yang dibangun oleh Pemko Tanjungbalai.

Penyakit ini didominasi oleh anak-anak dan lansia yang mengungsi akibat banjir.

BACA JUGA :  T.M. Yusuf: Keputusan Andi Gani Tetap di Luar Pemerintahan Bukti Komitmen Sejati Perjuangan Buruh

Salah seorang warga, Sugeng mengaku mulai merasakan gatal-gatal di kaki dan membuatnya resah untuk beraktivitas.

“Resah, gelisah. Karena ini gatal, kaki saya seperti kena kutu air, karena airnya itukan bercampur dengan air comberan,” kata Sugeng.

Selain itu, kondisi kaki yang selalu basah akibat tergenang air membuat luka menjadi meradang dan gatal.

BACA JUGA :  Madrasah Ramah Anak, MIN 9 Langkat Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman bagi Murid

“Kalau di garuk, takutnya semakin parah, tapi kalau dibiarkan rasanya sangat gelisah,” katanya.

Ungkapnya, di posko kesehatan tersebut, dirinya diberikan obat salep untuk mengatasi iritasi, dan antibiotik untuk mengurangi rasa gatal.(mrk)