399 Pegawai BUMN Ikuti P3MD, Digembleng di Kodiklat TNI Selama 9 Bulan

Nasional10 Dilihat

JAKARTA – Pemerintah resmi memulai pelaksanaan Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) atau Presidential Future Leaders Program (PFLP) dengan melibatkan 399 pegawai aktif BUMN dari berbagai perusahaan di seluruh Indonesia.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo, mengatakan program tersebut merupakan skema kaderisasi kepemimpinan yang dirancang Presiden Prabowo Subianto bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

“Pesertanya merupakan 399 pegawai aktif BUMN yang berasal dari berbagai perusahaan BUMN di seluruh Indonesia dan mengikuti pendidikan intensif selama sembilan bulan,” ujar Rico, Selasa (4/8/2026).

BACA JUGA :  Wapang TNI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Kedaulatan Ekonomi Rakyat

Tahap awal pendidikan difokuskan pada pembentukan karakter di Kodiklat TNI Serpong. Para peserta akan mendapatkan pelatihan kedisiplinan, kepemimpinan, bela negara, wawasan kebangsaan, komunikasi, serta pembinaan ketahanan fisik dan mental.

Setelah menyelesaikan fase tersebut, peserta akan mengikuti pendidikan manajerial yang mencakup tata kelola organisasi, pengambilan keputusan, kepemimpinan strategis, transformasi digital, hingga keamanan siber (cyber security). Program kemudian dilanjutkan dengan magang dan penugasan di kementerian maupun BUMN.

Rico mengungkapkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin telah memberikan pembekalan kepada para peserta pada Senin (3/8/2026). Materi yang disampaikan menitikberatkan pada penanaman nilai nasionalisme, integritas, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa.

BACA JUGA :  Danantara Temukan Impairment Aset BUMN Hampir Rp100 Triliun, Dana Pensiun Berisiko Gagal Bayar Rp50 Triliun

Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin BUMN yang tidak hanya memiliki kompetensi profesional, tetapi juga karakter yang kuat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Pada pelaksanaan batch pertama, P3MD merupakan hasil kolaborasi antara BPI Danantara, Badan Pengaturan BUMN, Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi berdasarkan nota kesepahaman (MoU).

Keterlibatan Kementerian Pertahanan, lanjut Rico, merupakan tindak lanjut arahan Presiden kepada Wakil Menteri Pertahanan untuk mengawal pelaksanaan program, terutama pada aspek pembentukan karakter, kepemimpinan, dan bela negara.

Ia menambahkan, pendidikan tahap awal dipusatkan di Kodiklat TNI Serpong karena dinilai memiliki fasilitas yang memadai untuk mendidik sekitar 400 peserta secara terpadu. Sementara itu, seluruh pendanaan program berasal dari BPI Danantara.

BACA JUGA :  Komandan Puspomal Terima Kunjungan Kepala Bea Cukai Tanjung Priok

Rico juga menjelaskan proses rekrutmen peserta dilakukan melalui sinergi lintas lembaga, termasuk melibatkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam penjaringan talenta terbaik dari perguruan tinggi.

“Selanjutnya peserta yang merupakan pegawai BUMN mengikuti pendidikan kepemimpinan secara bertahap guna menyiapkan calon pemimpin strategis yang memiliki integritas, karakter kebangsaan, serta kompetensi manajerial dan profesional untuk mendukung pembangunan nasional,” tutupnya. (bc/isl)