Fakultas Agama Islam UNIVA Medan Gelar Wisuda Sarjana dan Magister, Siap Cetak Lulusan Unggul dan Berdaya Saing

Medan, Pendidikan82 Dilihat

MEDAN – Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing melalui pelaksanaan Wisuda Sarjana (S1) dan Magister (S2) Pada hari Selasa 3 November 2026 . Momentum wisuda ini menjadi bagian penting dari perjalanan akademik para mahasiswa setelah menempuh proses pendidikan, penelitian, serta pengembangan keilmuan sesuai bidang masing-masing.

Wisuda bukan sekadar seremoni akademik dan penyerahan gelar kesarjanaan, melainkan juga menjadi titik awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat, dunia pendidikan, lembaga pemerintahan, maupun berbagai sektor profesional.

Dekan Fakultas Agama Islam UNIVA Medan, Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., M.A., menyampaikan bahwa wisuda merupakan momentum berharga sekaligus bentuk pertanggungjawaban institusi dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, akhlak mulia, serta kepedulian sosial.

Menurutnya, Fakultas Agama Islam terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, pengembangan penelitian, serta peningkatan kualitas pelayanan akademik.

“Para wisudawan dan wisudawati harus mampu menjadikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sebagai bekal untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Gelar akademik bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, menjaga integritas, dan memberikan manfaat bagi umat dan bangsa,” ungkap Dekan.

Kaprodi Magister Pendidikan Agama Islam: Lulusan S2 Harus Berkontribusi dalam Pengembangan Pendidikan

Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Dr. Khairuddin Lubis, M.Pd., M.A., menyampaikan bahwa lulusan jenjang magister memiliki tanggung jawab lebih besar dalam mengembangkan kualitas pendidikan Islam, baik melalui penelitian, pengembangan teori, maupun praktik pendidikan.

BACA JUGA :  Semarak Bayar Pajak 2025, Bapenda Kota Medan Hadiah Kepada Pemenang Undian

Menurutnya, pendidikan pada jenjang magister harus mampu melahirkan akademisi, peneliti, pemimpin pendidikan, dan praktisi yang memiliki kemampuan analisis serta pemikiran kritis.

“Kami berharap lulusan Magister Pendidikan Agama Islam mampu menjadi motor penggerak perubahan dalam dunia pendidikan. Ilmu dan pengalaman akademik yang diperoleh selama perkuliahan hendaknya dikembangkan melalui penelitian, inovasi, serta kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu lembaga pendidikan Islam,” tuturnya.

Kaprodi Pendidikan Agama Islam: Lulusan Harus Menjadi Pendidik yang Profesional
Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Umy Fitriyani, M.Pd., menyampaikan bahwa lulusan PAI diharapkan mampu menjadi tenaga pendidik dan praktisi pendidikan Islam yang profesional, inovatif, serta memiliki karakter Islami.

Ia menegaskan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini menuntut para lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.

“Harapan kami, para lulusan Pendidikan Agama Islam tidak hanya memiliki kemampuan menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam membentuk karakter, moral, dan akhlak generasi muda. Jadilah pendidik yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Kaprodi Manajemen Pendidikan Agama Islam: Siapkan Pemimpin Pendidikan yang Visioner

Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Agama Islam, Siti Rukhaiyah, M.Pd., mengungkapkan bahwa lulusan Manajemen Pendidikan Agama Islam diharapkan memiliki kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan tata kelola lembaga pendidikan yang baik.

BACA JUGA :  Gelar FGD, Ketua K-SPSI Sumut T. M. Yusuf Apresiasi Dinas SDABMBK Medan Tingkatkan Pengawasan K3

Ia menjelaskan bahwa perkembangan lembaga pendidikan Islam membutuhkan sumber daya manusia yang mampu mengelola institusi secara profesional, transparan, efektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu.

“Kami berharap para lulusan mampu menjadi pengelola dan pemimpin lembaga pendidikan yang visioner, memiliki kemampuan mengambil keputusan, serta mampu menghadirkan inovasi dalam pengelolaan pendidikan Islam. Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran, tetapi juga oleh manajemen kelembagaan yang berkualitas,” jelasnya.

Kaprodi PIAUD: Pendidikan Anak Usia Dini sebagai Fondasi Generasi Masa Depan

Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Dr. Armanila, M.Psi., menyampaikan bahwa lulusan PIAUD memiliki peran strategis dalam membangun fondasi pendidikan generasi masa depan.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan tahapan penting dalam membentuk perkembangan karakter, kecerdasan, kreativitas, serta kemampuan sosial dan emosional anak.

“Para lulusan PIAUD harus memahami bahwa mendidik anak usia dini bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga tentang membangun karakter dan memberikan stimulasi perkembangan yang tepat. Kami berharap lulusan mampu menjadi pendidik yang kreatif, sabar, profesional, serta memahami kebutuhan tumbuh kembang anak,” ungkapnya.

Kaprodi Ekonomi Syariah: Lulusan Harus Mampu Menjawab Tantangan Ekonomi Modern

Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Dr. Dewi Sundari, S.E., M.E., menyampaikan bahwa lulusan Ekonomi Syariah diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah.

BACA JUGA :  Hadiri FGD KPU Kota Medan, DPD Partai Gelora Sarankan Beberapa Hal

Ia menilai perkembangan industri keuangan syariah, kewirausahaan, dan ekonomi digital membuka peluang besar bagi para lulusan untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap para lulusan Ekonomi Syariah mampu menjadi sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan memiliki integritas dalam menjalankan aktivitas ekonomi. Selain memahami teori ekonomi, lulusan juga harus mampu menerapkan prinsip keadilan, transparansi, dan kemaslahatan dalam praktik ekonomi di tengah masyarakat,” jelasnya.

Wisuda sebagai Awal Pengabdian dan Kontribusi bagi Masyarakat

Melalui momentum wisuda Sarjana dan Magister ini, Fakultas Agama Islam UNIVA Medan berharap seluruh lulusan dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan sesuai bidang keahliannya masing-masing.

Keberadaan lima program studi, yakni Pendidikan Agama Islam, Magister Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, dan Ekonomi Syariah, menjadi bagian dari kontribusi Fakultas Agama Islam dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap sumber daya manusia yang unggul dalam bidang pendidikan, manajemen, keislaman, dan ekonomi syariah.

Fakultas Agama Islam UNIVA Medan berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperkuat budaya akademik, serta melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan.

Selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Fakultas Agama Islam UNIVA Medan. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi cahaya pengabdian, membawa keberkahan, serta memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara. (r/isl)